3. Mengembangkan Game Berbasis WEB Browser
Tak
hanya membuat halaman website, JavaScript juga dapat berfungsi untuk
mengembangkan game online berbasis browser. Untuk membuat game
browser ini, bahasa pemrograman ini dikombinasikan dengan HTML5 yang
mampu membuat game semakin menarik. Beberapa game populer JavaScript, misalnya
Lord of Ultima dan Flappy Bird. Pengembangan game berbasis JavaScript ini
pun didukung oleh adanya framework JavaScript khusus game, seperti
Playground.js, Panda.js, dan Quintus.
4. Menjalankan Web Server
Terakhir,
seiring perkembangannya, bahasa pemrograman ini tak hanya mampu bekerja di sisi
browser saja, tetapi juga di sisi server dengan menggunakan Node.js. Node.js
ini akan mengeksekusi kode JavaScript pada sisi server sehingga dapat
menjalankan situs, aplikasi web, dan game berbasis browser. Node.js juga lebih
mampu menangani banyak proses secara bersamaan, tanpa perlu menunggu satu
proses selesai terlebih dulu. Sehingga proses bisa dilakukan lebih cepat.
Cara Kerja JavaScript yang Wajib Anda Pahami
Sebelumnya, kode JavaScript dapat
dibuat dalam satu halaman HTML Jadi, ketika halaman dibuka, kode akan berjalan
secara otomatis. Selain itu, kode bahasa pemrograman ini juga dapat
dibuat pada file terpisah dengan ekstensi .js. Kemudian file tersebut
disisipkan pada kode HTML. Nantinya kode akan ditulis dengan menggunakan tag
<script> dan teks atribut JavaScript. Berikut contohnya:
<script type =
“text/javascript”>
Masukkan kode JavaScript
</script>
Di sisi
client, proses cara kerja JavaScript sebenarnya tidak terlalu rumxit. Ketika
pengunjung membuka halaman website, script akan terunduh dan mulai dijalankan
di browser. Jadi, prosesnya tidak dilakukan di web server. Nah, karena bekerja
dari sisi client atau browser, jika browser pengunjung tidak mendukung
JavaScript, tampilan halaman website di perangkat pengunjung bisa berbeda. Pun,
fungsi interaktifnya tak dapat dijalankan sebagaimana mestinya.
Kelebihan Javascript yang Disenangi
Banyak Developer
· Mudah
diPahami dan DiPelajari
Bahasa pemrograman memiliki tingkat kesulitannya masing-masing. Nah,
JavaScript termasuk salah satu yang mudah untuk dipelajari. Syntax atau
penulisan kodenya sangatlah ringkas sehingga gampang untuk dipahami. Coba saja
bandingkan syntax untuk menampilkan Hello World dengan bahasa pemrograman lain
berikut:
Bahasa Pemrograman Javascript
console.log('Hello World!')
Bahasa Pemrograman C++
#include <iostream>
using namespace std;
// main() is where program execution
begins.
// main() is where program execution
begins.
int main() {
cout << "Hello World"; // prints Hello World
return 0;
}
·
Fleksibel Digunakan
Dulu, basis bahasa pemrograman website kebanyakan menggunakan PHP.
Sebab semua logika web dibuat pada sisi server. Namun, dengan adanya
JavaScript, website bisa dibuat dari sisi client yang lebih dinamis dan
interaktif. Bahkan seiring perkembangannya, bahasa pemrograman ini tidak hanya
digunakan di sisi client atau browser saja. Tetapi juga di sisi server dengan
adanya Node.js. Dengan itu, Anda bisa mengembangkan beragam software
seperti server, aplikasi mobile, dan desktop, game dan juga console.
· Beban Server Lebih Ringan
Seperti
dijelaskan sebelumnya, ketika pengunjung mengakses website, script akan
terunduh di perangkat klien. Script tersebut kemudian diproses di browser
klien. Lalu, browser mulai menampilkan halaman website. Pun, proses
kerjanya di sisi server dinilai sangat efisien. Sebab, cara kerjanya yang
bersifat non-blocking. Artinya, prosesnya tidak akan berhenti satu proses saja.
Bahkan, dapat dilakukan bersamaan, jika proses sebelumnya tidak membutuhkan
output. Dengan kata lain, beban kerja server akan jauh lebih ringan jika
menggunakan JavaScript.
· Bisa Digunakan Untuk Semua Kebutuhan
JavaScript
bisa Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan.Tak hanya untuk front-end, bahkan Anda
bisa mengelola server (backend) dengan menggunakan Node.js. Dengan
menggunakan bahasa pemrograman ini, Anda bisa mengembangkan website lebih
efisien. Sebab, Anda tak perlu repot-repot menggunakan bahasa pemrograman
lainnya.
· Memiliki Komunitas yang Aktif
Selain mudah
dipelajari dan fleksibel, Javascript juga memiliki dukungan komunitas developer
yang aktif. Dengan adanya komunitas tersebut, Anda bisa mendapatkan
bantuan dari komunitas jika mengalami kendala seperti bug saat mengembangkan
aplikasi. Jadi, akan lebih mudah menemukan solusinya.
·
Komuntas yang Luas
Sebagai bahasa pemrograman
terpopuler, JavaScript punya dukungan komunitas yang sangat luas dan suportif.
Dengan begitu, Anda tidak akan kesulitan dalam belajar JavaScript. Jika
sewaktu-waktu Anda menghadapi kendala atau error, Anda bisa langsung bertanya
ke komunitas. Mereka dengan senang hati akan menjadi solusi bagi Anda agar
error tersebut dapat diperbaiki dengan segera.
Berikut beberapa komunitas
terkenal untuk belajar JavaScript:
·
Ekosistem yang Besar
JavaScript adalah bahasa
pemrograman dengan ekosistem yang besar. Mengingat perkembangan teknologinya
yang pesat, ia memiliki banyak framework,
library, dan plugin yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan. Dengan ekosistem
besar tersebut, JavaScript kini tidak hanya digunakan untuk membangun website
dari client side. JavaScript juga bisa dimanfaatkan untuk pengembangan back
end, mobile app, dan sebagainya.
· Open
source dan gratis
JavaScript
adalah bahasa pemrograman open source. Artinya, Anda tidak perlu meminta izin
lisensi untuk dapat menggunakan bahasa ini. Baik itu untuk belajar maupun
keperluan lain yang lebih komersial.Selain itu, JavaScript juga gratis. Dengan
begitu, semua fiturnya dapat Anda gunakan secara penuh tanpa perlu membeli
serial number atau bahkan software tertentu.
· Tidak
memerlukan Instalasi
Seperti
yang tadi dijelaskan, JavaScript berjalan di atas program lain seperti web
browser. Nah, semua browser yang ada di pasaran sudah memiliki semacam engine
untuk dapat menjalankan JavaScript. Selama Anda punya web browser, Anda bisa
langsung melihat hasil coding JavaScript. Dengan begitu, Anda tidak perlu
menginstall web server,
compiler, atau bahkan melakukan perubahan konfigurasi pada sistem
Panduan Belajar JavaScript Bagi
Pemula
1.
Kenali Aplikasi Yang di butuhkan
Pada bab ini,
kami akan memberikan panduan singkat Javascript untuk pemula yang bisa Anda
pelajari. Namun, sebelumnya Anda membutuhkan beberapa aplikasi berikut untuk
mendukung Anda belajar Javascript:
·
Web Browser
(Google Chrome, Firefox, atau lainnya).
·
Teks
editor (Atom, Notepad, atau lainnya).
·
Web
server, untuk menjalankan kode pemrograman.
2.
Pahami aturan penulisan kode
Jika sudah
persiapkan aplikasi di atas, selanjutnya pahami aturan penulisan kode js.
Aturan penulisan ini penting Anda ketahui untuk bisa menjalankan program dengan
bahasa pemrograman ini. Nah, berikut ada beberapa aturan penulisan
kodenya.
·
Penulisan dengan Embed – Penulisan dengan
Embed ini memanfaatkan tag <script> untuk menyisipkan kode
JavaScript ke html, tepatnya dalam tag <body> atau <head>.
·
Eksternal Line – Jika sebelumnya penulisan
disisipkan dalam HTML, di penulisan jenis ini dibuat di file terpisah yang
tersimpan dalam folder web server.
·
Case Sensitivity – Penulisannya kode juga
harus memperhatikan huruf kapital dan huruf kecil. Sebab, keduanya bisa jadi
merupakan variabel yang berbeda.
·
Penulisan Karakter – Penulisan kode akan
mengabaikan karakter-karakter yang menggunakan spasi, enter dan tab. Namun,
akhiran setiap baris terkadang membutuhkan tanda (;) untuk mendapatkan hasil
yang diinginkan.
3.
Ketahui penggunaan Variabel JavaScript
Mengenal
variabel akan membantu Anda mempelajari bahasa pemrograman. Sederhananya,
variabel adalah sebuah nama yang akan mewakili sebuah nilai. Nah, variabel ini
bisa diisi dengan berbagai macam nilai. Dalam JavaScript, membuat variabel
dimulai dengan menggunakan keyword var dan diikuti nama variabel dan
nilainya.
var title = “Belajar Javascript untuk
Pemula”;
Pada contoh di atas, kami membuat
variable bernama title yang berisi nilai berupa teks “Belajar Javascript untuk
Pemula”.
Var url =
“https://niagahoster.co.id”;
var visitor_count = 12345;
Nah,
contoh di atas, kami membuat variabel url dan visitor_count dengan nilai berupa
teks, dan juga number. Dari contoh-contoh di atas, setiap variabel akan
dipisahkan dengan tanda titik koma. Penulisan nama variabel juga tidak
menggunakan spasi. Jika menggunakan dua kata bisa menggunakan underscore atau
huruf besar.
4.
Tipe data JavaScript
Nah,
setelah mengenal variabel dalam bahasa pemrograman ini, Anda juga perlu
mengenal tipe data yang akan disimpan di variabel. Ada beberapa tipe data
dalam Javascript:
a.
String atau teks
b.
Integer atau Number berupa bilangan bulat
c.
Float berupa bilangan pecahan
d.
Boolean berupa (true/false)
e.
Object berupa semua tipe data
JavaScript ini
sebenarnya bersifat dynamic typing. Artinya, Anda tak harus menuliskan tipe
data saat mengisi variable seperti pada bahasa pemrograman lainnya.
5.
Operator
Selanjutnya,
Anda perlu memahami apa itu operator di JavaScript. Nah, operator di sini
maksudnya adalah simbol yang dapat menghasilkan nilai baru. Berikut operator
yang bisa Anda gunakan pada JavaScript:
·
Operator Aritmatika – Simbol yang digunakan
untuk menghitung nilai variabel angka. Terdiri dari simbol penjumlahan
(+), pengurangan (-), perkalian (*), pemangkatan (**), pembagian (/)
·
Operator Penugasan – Digunakan untuk
memberikan tugas pada variabel, seperti mengisi nilai variabel. Salah satu
simbol penugasan yaitu (=).
·
Operator Perbandingan – Operator relasi
atau perbandingan merupakan operator yang digunakan untuk membandingkan dua
nilai. Nah, hasil dari perbandingan ini akan menghasilkan nilai boolean ‘true’
dan ‘false’. Simbol operator ini diantaranya, (>), (<), (>=), dan
sebagainya.
·
Operator Logika – Terakhir, operator
logika. Operator ini digunakan untuk melakukan operasi terhadap nilai boolean.
Simbol dari operator ini adalah logika AND (&&), logika OR (||), dan
negasi
Itu tadi panduan singkat belajar Javascript untuk pemula
yang bisa Anda pelajari. Nah untuk lebih lengkapnya, langsung saja kunjungi
artikel → Belajar Javascript Praktis untuk Pemula(https://www.niagahoster.co.id/blog/belajar-javascript/).Lampiran : https://www.niagahoster.co.id/blog/belajar-javascript/
https://www.niagahoster.co.id/blog/javascript-adalah/#Apa_itu_Javascript
https://thewebdev.info/category/javascript/object-oriented-javascript/
Nama :
Adnan Taufik Aryadi
Class :
XI
School : SMK IT Ihsanul fikri