SQL
(Structure Query Language)
Perintah dalam SQL
Sebelum kita membangun sebuah
aplikasi, terlebih dahulu kita merancang susunan database yang akan digunakan.
Database yang akan digunakan adalah Microsoft SQL Server. Aplikasi yang akan dibangun
adalah Sistem Informasi Penjualan Resto Seafood. Dalam mengolah data didalam
kita akan menggunakan perintah SQL (Structure Query Language).
SQL (Structure Query Language)secara umum
perintah SQL dibagi menjadi 2 kategori yaitu
DDL
(Data Definition Language)
DDL (Data Definition Language)
adalah perintah-perintah yang digunakan untuk mendefinisikan dan mengatur semua
attribut dan properti dari database seperti menentukan tata letak baris,
definisi kolom-kolom, contraint, lokasi file dan strategi penyimpanan. Perintah
DDL (Data Definition Language) meliputi :
·
CREATE
·
ALTER
·
DROP
·
MEMBUAT DATABASE MENGGUNAKAN PERINTAH CREATE
Syintax:
·
MEMBUAT TABEL DIDALAM DATABASE MENGGUNAKAN
PERINTAH CREAT
Syintax:
·
MERUBAH STRUKTUR TABEL MENGGUNAKAN PERINTAH
ALTER MENAMBAHKAN KOLOM DAN CONSTRAINT
Syintax:
·
MERUBAH KOLOM DAN CONSTTRAINT MENGGUNAKAN
PERINTAH
Syintax:
·
Menghapus kolom dan constraint menggunakan
perintah ALTER dan DROP
Syintax:
·
Menghapus table menggunakan perintah DROP
Syintax:
Ø DML (Data
Manipulation Language)
DML (Data Manipulation Language) adalah
perintah-perintah yang digunakan untuk menampilkan, menambah, mengubah dan
menghapus data di dalam objekobjek yang telah didefinisikan oleh perintah DDL
(Data Definition Language) sebelumnya.
Perintah DML (Data Manipulation
Language) meliputi :
· SELECT
· INSERT
· UPDATE
· DELETE
·
Menampilkan data pada database menggunakan
perintah SELECT\
Syintax:
SELECT
* FROM nama_table WHERE [kondisi]
Atau
SELECT
kolom1. Kolom2, ….. FROM
nama_table WHERE
kondisi
·
Menambahkan data pada table database menggunakan
peerintah INSERT
Syintax:
·
Merubah data pada table database menggunakan
perintah UPDATE
Syintax:
·
Menghapus data pada table database menggunakan
perintah DELETE
Syintax:
Ø DML
(Data Manipulation Language)
DML (Data Manipulation
Language) adalah perintah-perintah yang digunakan untuk menampilkan,
menambah, mengubah, dan menghapus data di dalam objek-objek yang telah
didefinisikan oleh perintah DDL (Data Definition Language) sebelumnya.
Perintah DML (Data Manipulation Language) meliputi :
Ø
SELECT
Ø
INSERT
Ø
UPDATE
Ø
DELETE
·
Menambahkan data pada table database menggunakan
perintah INSERT
Syintax:
·
Merubah data pada table database menggunakan
perintah UPDATE
Syintax:
Menggunakan perintah UPDATE yang tidak disertai clausa WHERE akan mengakibatkan semua
dapa pada table yang di rujuk akan diganti dengan nilai yang baru.
·
Menghapus data pada table database menggunakan
perintah DELETE
Syintax:
DELETE FROM nama_table
WHERE [kondisi]
Contoh:
DELETE FROM nama_table
WHERE nmp=’17.12.1312’
Menggunakan perintah DELETE yang tidak disertai clause WHERE akan
mengakibatkan semua data pada table yang dirujuk akan terhapus
·
Retrieving data/ menampilkan data/clausa select
SELECT merupakan salah satu perintah DML (Data Manipulation Language)
yang digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data. Data yang telah
diambil atau dipilih dapat ditampilkan pada aplikasi yang dibuat atau digunakan
untuk kontrol program.
·
Menampilkan data pada table database menggunakan
perintah SELECT
Syintax:
·
CLAUSA WHERE
Clausa WHERE digunakan untuk menyatakan kondisi yang harus dipenuhi oleh
sebuah data yang akan dipilih oleh perintah SELECT, UPDATE maupun DELETE.
Syintax:
·
Operator
·
Clausa DISTINCT
Apabila kita ingin menampilkan data tetapi data yang sama tidak
ditampilkan berulangulang maka kita dapat menggunakan kata kunci DISTINCT.
Perintah DISTINCT dilakukan jika terdapat banyak data yang sama dalam satu
kolom.
Syintax:
SELECT DISTINCT nama_kolom FORM nama_table
·
Clausa BETWEEN
Perintah BETWEEN digunakan jika kita ingin
menampilkan beberapa data yang terletak diantara data dalam clausa BETWEEN.
Clausa BETWEEN hanya dapat digunakan pada data yang memiliki type data numeric
dan string.
Syintax:
SELECT nama_kolom
FORM nama_table WHERE [kondisi]
BEETWEN batas_awal AND
batas_akhir
·
Clausa TOP
Perintah TOP digunakan untuk menampilkan
beberapa data paling atas dari hasil SELECT. Misal kita ingin menampilkan 3
data paling atas saja.
Syintax:
SELECT
TOP n nama_kolom FROM
nama_table WHERE
[kondisi]
·
Clausa AS
Perintah AS digunakan untuk
menampilkan kolom dengan nama lain atau inisialisasi.
Syintax:
SELECT
nama_kolom AS
nama_kolom_inisial FROM
nama_table WHERE
[kondisi]
·
Clausa IS NULL atau NOT NULL
NULL merupakan constraint dari sebuah kolom
yang artinya data dapat dikongkan. Null tidak sama dengan sebuah karakter spasi
atau nilai 0 pada data numeric. Sedangkan NOT NULL merupakan constraint
kebalikan dari NULL yang artinya data dari sebuah kolom tidak dapat dikosongkan
melainkan data wajib di isi.
Syintax:
SELECT nama_kolom FROM nama_table WHERE nama_kolom IS NULL
SELECT nama_kolom FROM nama_table WHERE nama_kolom IS NOT NULL
·
Clausa ORDER BY
Perintah ORDER BY digunakan untukmengurutkan data-data
hasil SELECT. Proses pengurutan dapat dilakukan secara ASCENDING maupun
DESCENDING. Secara default pengurutan dari hasil SELECT dilakukan secara
ASCENDING.
Syintax:
SELECT nama_kolom FROM nama_table WHERE [kondisi] ORDER BY nama_kolom ASC / DESC
·
• Clausa LIKE
Perintah LIKE digunakan untuk menampilkan data dengan
pencarian data yang memiliki bagian yang sama dengan clausa LIKE tersebut.
Dengan menggunakan kondisi LIKE karakter apapun dapat dicari, dapat berupa 1, 2
atau semua karakter yang ada di dalam string yang akan di cari. Ada beberapa
hal yang perlu diketahui dalam penggunaan clausa LIKE, diantaranya : ➢
Ø
Tanda % (Persen) Tanda % (Persen) digunakan
untuk mewakili semua karakter. Tanda % (Persen) diletakkan dibagian depan,
tengah ,aupun belakang.
Syintax
Menampilkan data siswa yang
namanya memiliki karakter pertama huruf ‘’R’
SELECT * FROM SISWA WHERE nama LIKE ‘R%'
Menampilkan data siswa yang namanya memiliki
karakter terakhir huruf ‘T’
SELECT * FROM SISWA WHERE nama LIKE ‘I%'
FAKULTAS ILMU KOMPUTER – SISTEM INFORMASI 7
Menampilkan data siswa yang memiliki nama tengah ‘SUCI’
SELECT * FROM SISWA WHERE nama LIKE ‘%SUCI%'
·
Tanda _ (Underscore)
Tanda _ (Underscore) digunakan untuk mewakili sebuah
karakter. Tanda _ (Underscore) juga dapat diletakkan di bagian depan, tengah
maupun belakang.
Syintax:
Dari data siswa kita akan menampilkan
data siswa yang memiliki nama dengan karakter kedua adalah ‘A’
SELECT * FROM SISWA WHERE nama LIKE ‘_A%'
·
WILDCARD
Dalam memasukkan data ke tabel di dalam Database,
sangat mungkin terjadinya kesalahan penulisan atau typo maupun adanya perbedaan
pelafalan. Sebagai contoh, ada yang menyebut ‘Februari’ dengan ‘Pebruari’,
‘November’ dengan ‘Nopember’ adapula ‘Yogyakarta’ dengan ‘Jogjakarta’ dan
bahkan ‘Yogya’ dengan ‘Jogja’. Untuk menanggulangipermasalahan tersebut, kita
dapat menggunakan WILDCARD dimana semua elemen (yang mungkin digunakan untuk
inputan data) dipakai melalui satu sintaks.
Syintax:
SELECT * FROM SISWA WHERE
alamat LIKE ‘[JY]og[jy]a%'
Printah tersebut akan menampilkan hasil yang memuat semua kemungkinan
penulisan nama kota Yogyakarta maupun Jogjakarta
HASIL:
‘Jogja&’
‘Jogya&’
‘Jogya&’
‘Jogja&’
Sementara % mewakili seluruh karakter setelah huruf ‘a’.
Beberapa hal yang perlu diketahui dalam penggunaan perintah WILDCARD antara
lain :
Ø
Karakter [ ]. Karakter [ ] digunakan untuk
mempresentasikan karakter yang terdapat didalam tanda [ ]. Data yang tampil
akan mengikuti kondisi LIKE atau NOT LIKE.
Ø
Karakter [^]. Karakter [^] digunakan untuk
menampilkan karakter yang tidak disebutkan didalam tanda [ ]. Tanda ^ berguna
sama seperti karakter NOT.
·
Clausa GROUP BY dan GROUP BY HAVING
Clausa GROUP BY digunakan untuk mengelompokkan
beberapa data yang memiliki kesamaan. Sedangkan clausa GROUPBY HAVING digunakan
jika data yang ditampilkan hanya hasil group dengan kondisi tertentu.
Syintax:
SELECT
nama_kolom FORM
nama_table GROUP BY nama_kolom
HAVING [kondisi]
·
JOIN
JOIN merupakan sebuah operasi yang digunakan untuk
menampilkan data gabungan dari dua tabel atau lebih. Operasi JOIN digunakan
dalam perintah SELECT dan biasanya dipakai untuk memperoleh data secara detail
dari tabel-tabel yang saling terkait (memiliki relasi). Contohnya di dalam
tabel SISWA hanya memuat id_kategori dan id_kelas tanpa memuat nama_kategori
dan nama_kela, maka kita harus melakukan JOIN dengan tabel KATEGORI dan tabel
KELAS yang memuat nama_kategori dan nama_kelas
Ø
CROSS JOIN (Cartesian Join) CROSS JOIN
menghasilkan output berupa kombinasi dari semua baris yang terdapat dalam
tabel-tabel yang digunakan baik yang berpasangan aupun yang tidak berpasangan.
Pada kenyataanya CROSS JOIN jarang bahkan tidak pernah dipakai. Meskipun begitu
CROSS JOIN merupakan dasar dari JOIN antar tabel.
Syintax:
SELECT nama_table1.nama_kolom,
nama_table2.nama_kolom
FROM nama_table1, nama_table2
Atau
SELECT nama_table1.nama_kolom,
nama_table2.nama_kolom
FROM nama_table1 CROSS JOIN nama_table2
Ø INNER
JOIN INNER JOIN menghasilkan output berupa kombinasi baris-baris yang memiliki
pasangan saja. Kombinasi baris yang tidak memiliki pasangan akan di eliminasi
atau tidak akan ditampilkan. Baris-baris yang tidak memiliki pasangan pada
tabel lainnya juga tidak akan ditampilkan
Syintax:
SELECT nama_table1.nama_kolom,
nama_table2.nama_kolom
FROM nama_table1 INNER JOIN nama_table2
ON nama_table.nama_kolom_kunci1
= nama_table2.nama_kolom_kunci2
Ø OUTER
JOIN OUTHER JOIN hampir sama dengan INNER JOIN, hanya saja baris yang tidak
memiliki pasangan tetap akan ditampilkan. OUTER JOIN dibagi menjadi tiga, yaitu
:
1.
LEFT JOIN Pada LEFT JOIN data yang ada pada
tabel sebelah kiri akan ditampilkan semua sesuai pasangannya, jika ada data
yang tidak memiliki pasangan, pada tabel sebelah kanan akan di isikan NULL.
2.
RIGHT JOIN Pada RIGHT JOIN data yang ada pada
tabel sebelah kanan akan ditampilkan semua sesuai dengan pasangannya, jika ada
data yang tidak memiliki pasangan, pada tabel sebelah kiri akan di isikan NULL.
3.
FULL JOIN Pada FULL JOIN semua data dari
tabel-tabel yang di JOIN akan ditampilkan, baik itu yang secara LEFT OUTER
JOIN, RIGHT OUTER JOIN maupun INNER JOIN.
Syintax:
SELECT nama_table1.nama_kolom,
nama_table2.nama_kolom
FROM nama_table1 LEFT / RIGHT /FULL OUTER JOIN
nama_table2
ON nama_table.nama_kolom_kunci1
= nama_table2.nama_kolom_kunci2
Ø S
Ø S
Ø S
Ø S
·
ALIAS
ALIAS tabel merupakan cara yang digunakan
untukmempersingkat penulisan namanamatabel. ALIAS tabel berarti mengganti nama
tabel dengan nama yang lebih singkat (biasanya kode huruf). Dapat di pakai
untuk menampilkan beberapa kolom dari beberapa tabel yang akan dijoinkan,
sehingga mempermudah dan mempercepat dalam penulisannya.
Syintax:
SELECT nama_table1 a JOIN nama_table2
b
ON nama_table1.nama_kolom_kunci1
= nama_table2.nama_kolom_kunci2
·
SUBQUERY
Query di dalam QUERY
Syintax:
SELECT nama_kolom1, nama_kolom2 FROM nama_tabel1
WHERE [kondisi] = (SELECT nama_kolom3 FROM nama_tabel2)
Name :
Adnan Taufik Aryadi
Class :
XI TKJ 1
School :
SMK IT Ihsanul Fikri












No comments:
Post a Comment